Membangun Digital Agency
head3.jpg
Narwastu Nagoro

Narwastu Nagoro

Membangun Digital Agency

Membangun Digital Agency tidak semudah apa yang dibayangkan, namun dengan berbagai macam cara dan juga pengalaman membantu saya dalam membentuk suatu Digital Agency. Dalam artikel ini, saya akan menceritakan bagaimana lika-liku perjalanan dalam membangun sebuah Digital Agency atau biasa disebut Agency Kreatif.

2017
2018
2019
Awal Mula Perjalanan
Dipercaya sebagai Digital Marketing Manager
Memulai Horakhti sebagai Koperasi Kreatif
2017

Awal Mula Perjalanan : Membangun Digital Agency

Pada Tahun 2017, saya memutuskan untuk berhenti berkuliah di salah satu Universitas ternama di Kota Malang. Bukan karena ambisi, melainkan kondisi ekonomi keluarga pada Tahun 2017 tidak dapat untuk membiayai perkuliahan saya. Pada Tahun itu, saya mengalami gejolak yang belum pernah saya rasakan sebelumnya

Tidak memiliki apapun bahkan saya tidak mampu untuk membayar uang kos. Saya tinggal nomaden tidur di depan Indomart atau tidur di warung kopi milik teman saya. Saya hanya membawa tas yang berisi laptop dan pakaian seadanya. 

Berbekal Laptop Lenovo G40-45, saya mulai mempelajari cara membuat website, memperkuat design skill dan mempelajari Digital Marketing.

WordPress dan Digital Marketing

Sebelumnya, saya tidak mengetahui tentang coding atau apapun yang berkaitan dengan website. Saya memberanikan menggunakan uang sisa untuk membeli salah satu kursus pembuatan website Udemy. Akhirnya saya menemukan cara membuat website melalui WordPress. Nampaknya mudah, awalnya saya menggunakan builder untuk membuat website saya. Tetapi, builder juga terbatas penggunaanya. Mau tidak mau akhirnya saya mempelajari CSS.

Setelah saya mendapatkan tampilan yang saya inginkan, saya mencoba untuk mengimplementasikan apa yang telah saya pelajari.

Mendapatkan Klien Pertama

Sangat senang, saat handphone saya berdering pada saat itu. Klien pertama saya menghubungi saya melalui Whatsapp. Proyek pertama saya membuatkan website untuk salah satu klien yang berasal dari Negara Vietnam. Nilai proyek sekitar Rp 3.000.000,- beliau mencicil pembayaran selama 2x. Namun, ditengah perjalanan ketika proyek sudah selesai, dan klien sudah menyepakatinya. Klien malah tidak bisa dihubungi. Saya merugi, tentu awalnya sempat galau.  Dari kejadian ini saya mendapatkan pelajaran yang besar.

Lakukan
  • Selalu menjaga komunikasi yang baik
  • Hitung harga DP agar tidak merugi
Jangan Lakukan
  • Jangan menyerahkan hasil sebelum dilunasi

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *